Jumat, 04 Oktober 2013

Hari #4 #30DaysSaveEarth : Belajar dari Tukang Becak

Hari ini, saya kebetulan saya numpang ngetik di Indomaret dekat tempat kos saya. Secara kebetulan saya melihat tukang becak sedang mengantarkan seorang ibu. Nah, becak tersebut berhenti di Indomaret tersebut, kemungkinan si ibu penumpang tersebut akan membeli suatu hal. Saat si ibu masuk ke dalam minimarket, si bapak tukang becak tersebut istirahat sejenak dengan menikmati bekal air minumnya.

Biasanya, tukang becak yang saya lihat, mereka membawa bekal air minum menggunakan botol air mineral plastik ukuran 1,5 liter dengan berbagai merek itu, you know lah maksud saya :) Daaan, si bapak becak ini, tempat minumnya menggunakan botol bekas sirup Ma**an yang terbuat dari kaca atau beling dalam bahasa Jawa nya :)

Yaah, sederhana sebenarnya, tapi apa yang dilakukan bapak tukang becak tersebut bukankah salah satu cara menjaga lingkungan. Meminimalisir penggunaan botol plastik. Mungkin bapak tersebut tidak memikirkan sampai hal demikian, mungkin memang hanya botol itu yang dimiliki, atau mungkin ingin menghemat pengeluaran untuk membeli minum dan kemungkinan lainnya yang saya tidak ketahui.

Berbicara menjaga lingkungan apapun bisa dilakukan. Sekecil apapun itu jangan pernah disepelekan. Misalnya seperti yang dilakukan bapak tukang becak tadi. Atau sekedar membuang sampah pada tempatnya. Adakalanya seseorang dengan mudahnya membuang sampah sembarangan, dengan berfikir “Alaaah, yang lain juga buang sampah sembarangan, buat apa aku buang sampah di tempat sampah. Toh, nanti juga pasti ada yang bersihin,”. Pernahkah teman-teman berfikir demikian? *ngaku!!!* :)

Bayangkan jika terdapat sepuluh orang dalam sebuah ruangan kemudian memiliki pemikiran yang sama. Bayangkan apa yang terjadi pada ruangan tersebut? banyak sampah? Jelas. Nah, sekarang bayangkan kebalikannya, ke sepuluh orang tersebut atau ke delapan orang tersebut membuang sampah pada tempatnya, apa yang terjadi?

Jadi, kenapa kita tidak melakukannya? Melakukan apa? Menjaga lingkungan dari hal terkecil yaitu buang sampah pada tempatnya. Jika kebetulan belum menemukan tempat sampah, simpan dulu, misalnya disimpan pada kantong kresek atau wadah lainnya. Baru kemudian setelah menemukan tempat sampah kita baru membuangnya. Tas ransel saya, hampir selalu ada sampahnya, soalnya adakalanya tidak menemukan tempat sampah, alhasil saya simpan dulu sampahnya tapi seringnya kelupaan, jadinya tasnya malah penuh dengan sampah :)

Tetapi intinya, kita bisa melakukan berbagai hal sederhana yang sebenarnya tidak berat. Bahkan siapapun bisa melakukannya. Tinggal ada kemauan atau tidak :)

tulisan ini masih dalam rangka event #30DaysSaveEarth yang di selenggarakan oleh @jungjawa dan @unidzalika

Baca juga Hari #3 #30DaysSaveEarth : Bersepeda Lebih Jauh


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah bersedia berkunjung, silakan tinggalkan alamat blog/wesite anda, nanti akan dikunjungi balik :)