Minggu, 06 Oktober 2013

Hari #6 #30DaysSaveEarth : Bikin PIN Unik

Kali ini saya akan emm mungkin bisa dibilang re-post ya, dari tulisan di blog saya yang lain. Tapi berhubung tema tulisannya sama jadi gak masalah dong, toh itu sama-sama tulisan saya juga hehehe,

Jadi begini, emm tumben agak ribet ni nulisnya, tidak to the point :) Saya adalah salah satu orang yang sangat suka memakai bros atau PIN. Misalnya pin dengan inisial nama saya *narsis, Biasanya pin-pin tersebut saya pakai di tas ransel :). Ada banyak pin yang saya gunakan hingga akhirnya lepas berceceran entah kemana :( . Namun ada pula yang bertahan lama, sayangnya, pin tersebut biasanya karena sering terkena panas dan hujan akhirnya berkarat. Pin berkarat tentu tidak bisa dikatakan keren lagi.

Nah, di sini saya mau cerita tentang ide membuat pin "baru" dari pin lama yang sudah berkarat. Bahkan pin "baru" tersebut jadi lebih unik dan keren :)

Sabtu, 05 Oktober 2013

Hari #5 #30DaysSaveEarth : Barang Bekas Istimewa



Siang ini sangat istimewa. Terutama bagi siswa-siswa kelas IV SDN Sukamadu. Setiap hari Sabtu, Wali Kelas mereka, Pak Arif selalu memberikan tambahan pelajaran. Ada beragam pengetahuan baru yang dikenalkan kepada siswa-siswinya. Itulah sebabnya, meskipun memperoleh tambahan pelajaran dan pulang lebih siang, mereka tidak mengeluh.

Benar, salah satu siswa Kelas IV juga sangat menyukai satiap hal yang diajarkan Pak Arif. Seperti minggu lalu, Benar dan teman-temannya memperoleh pengetahuan bagaimana proses terjadinya gunung berapi meletus. Pak Arif menjelaskannya sambil menggunakan alat peraga yaitu minuman soda dan permen.

Botol minuman soda yang sebelumnya sudah dimasukkan sebutir permen tersebut kemudian dipendam ke dalam tanah, dan begitu dibuka tutupnya keluarlah semburan air soda tersebut. Menggunakan alat peraga tersebut semakin membuat mereka paham. Permainan dan pelajaran sama-sama diberikan sehingga mereka tidak pernah bosan. Benar dan teman-temannya selalu menunggu kejutan apa lagi yang akan diberikan Pak Arif setiap minggunya.

Jumat, 04 Oktober 2013

Hari #4 #30DaysSaveEarth : Belajar dari Tukang Becak

Hari ini, saya kebetulan saya numpang ngetik di Indomaret dekat tempat kos saya. Secara kebetulan saya melihat tukang becak sedang mengantarkan seorang ibu. Nah, becak tersebut berhenti di Indomaret tersebut, kemungkinan si ibu penumpang tersebut akan membeli suatu hal. Saat si ibu masuk ke dalam minimarket, si bapak tukang becak tersebut istirahat sejenak dengan menikmati bekal air minumnya.

Biasanya, tukang becak yang saya lihat, mereka membawa bekal air minum menggunakan botol air mineral plastik ukuran 1,5 liter dengan berbagai merek itu, you know lah maksud saya :) Daaan, si bapak becak ini, tempat minumnya menggunakan botol bekas sirup Ma**an yang terbuat dari kaca atau beling dalam bahasa Jawa nya :)

Yaah, sederhana sebenarnya, tapi apa yang dilakukan bapak tukang becak tersebut bukankah salah satu cara menjaga lingkungan. Meminimalisir penggunaan botol plastik. Mungkin bapak tersebut tidak memikirkan sampai hal demikian, mungkin memang hanya botol itu yang dimiliki, atau mungkin ingin menghemat pengeluaran untuk membeli minum dan kemungkinan lainnya yang saya tidak ketahui.

Kamis, 03 Oktober 2013

Hari #3 #30DaysSaveEarth : Bersepeda Lebih Jauh

Sebenarnya setiap hari aku sudah menerapkan menjaga lingkungan, kemana-mana untuk jarak dekat seringnya jalan kaki dan kalau jarak lebih jauh naik kendaraan umum. Secara gak punya motor :p. Belakangan juga naik sepeda setelah membeli sepeda bekas milik teman yang mau mudik :).

Selasa, 01 Oktober 2013

Hari #1 #30DaysSaveEarth : Membiasakan Makan di Tempat



Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk peduli dengan lingkungan kita. Misalnya membuang sampah pada tempatnya, menghemat penggunaan air, dan lainnya. Sebagai anak kos, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga lingkungan salah satunya yaitu membeli makan sekaligus makan di tempatnya a.k.a warung makan sehingga makanan tidak minta dibungkus. Ada dua alasan mengapa hal ini perlu dilakukan :

Sabtu, 14 September 2013

Kunyit : Jamu Tradisional yang Banyak dikenal

Berbicara tentang jamu maka salah satu tanaman herbal yang paling dikenal adalah kunyit. Baik jamu tradisional yaitu jamu yang dijual dengan digendong atau didorong maupun jamu dalam bentuk instan yaitu bubuk atau minuman cair.

Jamu kunyit asam merupakan salah satu jamu yang diminati khususnya para perempuan. Baik membeli jamu tradisional maupun jamu instan bubuk ataupun cair. Kunyit asam memang dikenal sebagai jamu tradisional yang bermanfaat bagi kesehatan perempuan. Khususnya dalam memperlancar saat datang bulan atau menstruasi.