Selasa, 21 Februari 2017

Mengenal Lemak Jenuh, Tak Jenuh dan Fitosterol

lemak
image by duniafitnes.com

Ketika berbicara mengenai kolesterol maka tidak akan lepas juga dengan peran serta lemak jenuh dan tak jenuh yang kita konsumsi. Semakin banyak lemak jenuh yang kita konsumsi maka semakin tinggi potensi kadar kolesterol jahat dalam darah. Itulah mengapa perlu kiranya untuk mengetahui apa itu lemak jenuh dan tak jenuh agar lebih bijak menentukan makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

Lemak jenuh
Lemak ini pada suhu ruangan memiliki bentuk padat. Lemak ini dikenal juga sebagai lemak jahat. Banyak ditemui pada produk hewani misalnya saja susu murni, daging, jerohan, dan sebagainya. Semakin tinggi konsumsi jenis makanan tersebut maka semakin tinggi pula kadar kolesterol jahat dalam darah dan semakin besar pula risiko terkena penyakit jantung atau penyakit kardiovaskuler lainnya.

Lemak tidak Jenuh
Lemak ini pada suhu ruangan berbentuk cair atau setidaknya tetap berbentuk lunak. Lemak tak jenuh inipun ada dua jenis yaitu 

Lemak tidak jenuh tunggal. Lemak ini netral terhadap kolesterol. Beberapa sumber lemak tidak jenuh tunggal yaitu minyak kelapa sawit, minyak zaitun, minyak kacang tanah dan lainnya.
Lemak tidak jenuh ganda. Lemak ini bisa juga disebut sebagai lemak yang baik karena mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Beberapa sumber lemak tidak jenuh ganda ini adalah minyak pada biji-bijian seperti minyak kedelai, minyak bunga matahari dan minyak jagung. Bisa juga diperoleh pada buah alpukat.

Bagaimana? Suka makanan berlemak? Sebaiknya mulai pilih-pilih jenis makanan berlemak yang kita konsumsi. Perlu diketahui bahwasanya konsumsi lemak per hari adalah 20 persen dari total energi dimana 10 persen merupakan lemak jenuh dan 10 persen lemak tidak jenuh. 

Lalu apa yang disebut dengan Fitosterol?
Fitosterol merupakan minyak nabati yang memiliki struktur mirip kolesterol dan dapat diserap saluran pencernaan. Asupan fitosterol ini berbanding terbalik dengan konsentrasi kolesterol dalam darah. Ketika kolesterol dalam darah tinggi maka tubuh akan menyerap betakaroten yang selama ini membentuk protein pada saat proses metabolisme. Peran betakaroteen ini mampu menurunkan kolesterol jahat. Nah, fitosterol ini berperan untuk menghambat penyerapan kolesterol dalam usus. Sehingga jumlah kolesterol jahat dalam darah pun berkurang.

Fitosterol ini bisa diperoleh pada sayuran, kacang-kacangan, susu kedelai maupun gandum. Kita pun perlu memperbanyak konsumsi makanan sumber fitosterol karena fitosterol ini diperlukan tubuh untuk menurunkan penyerapan kolesterol. Sehingga dapat mencegah pembentuk kolesterol jahat maupun konsentrasi kolesterol jahat dalam darah.

Senin, 20 Februari 2017

Mari Mengenal Kolesterol!

kolesterol
image by cantikitu.com

“Awas kolesterol!”, “Jangan makan jerohan nanti kolesterol naik!” kata-kata tersebut seringkali kita dengar, namun sudah tahukah apa sebenarnya kolesterol itu? mengapa kita harus berhati-hati dengan kolesterol tinggi? Benarkah kolesterol tidak diperlukan tubuh sehingga perlu dihindari? nah, untuk menjawab beberapa pertanyaa tersebut tidak ada salahnya kita mempelajari lebih lanjut apa sebenarnya kolesterol itu.

Apa itu Kolesterol?
Kolesterol merupakan jenis lemak yang memiliki warna kekuningan berupa lilin. Kolesterol ini diproduksi oleh tubuh khususnya di dalam hati. Kolesterol ini diperlukan untuk memberikan lapisan bagian luar sel, cairan empedu dan sebagainya. 

Nah, dalam darah kolesterol tersebut beredar bersama lipoprotein atau lemak yang memiliki selaput protein. Ada jenis lipoprotein yang beredar bersama kolesterol yaitu :

Lipoprotein memiliki kepadatan tinggi atau High Density Lipoprotein (HDL) biasa dikenal dengan sebutan kolesterol baik. Lipoprotein ini memiliki kandungan protein yang tinggi, dimana memiliki fungsi untuk mengalirkan kolesterol hingga 30 persen ke seluruh tubuh selain itu juga mengangkut sisa-sisa kolesterol setelah digunakan tubuh.

Lipoprotetin yang memiliki kepadatan rendah atau Low Density Lipoprotein (LDL) biasa dikenal dengan sebutan kolesterol jahat. Lipoprotein ini memiliki kandungan protein yang rendah. Inilah mengapa LDL disebut berbahaya karena beredar dalam darah dan mampu menimbun lemak bahkan meninggalkan kelebihan lemak pada dinding pembuluh darah. Ketika kadar LDL tinggi maka penimpunan lemak yang terjadi akan membuat saluran darah semakin sempit bahkan bisa memicu penyakit jantung.

Bagaimana? Sudah tercerahkan dengan namanya kolesterol? Melalui informasi tersebut bisa diketahui bahwasanya kolesterol memang sudah diproduksi oleh tubuh kita dan memang diperlukan. Namun ada kondisi tertentu yang membuat kolesterol itu tidak baik bagi tubuh. Berarti kita pun tidak perlu khawatir untuk tetap bisa mengonsumsi makanan berlemak namun dengan jumlah dan frekuensi yang wajar serta diimbangi dengan sayuran dan olahraga. Untuk diketahui batas kolesterol yang aman dikonsumsi antara 200 – 239 mg/hari.

Sumber :
Booklet boga Majalah Kartini edisi 2205 

Sabtu, 18 Februari 2017

Fashion Tepat, Tulang Sehat

kesehatan tulang
image by fashionkita.com
Siapa si yang tidak mau tampil gaya? Selalu up date gaya terbaru layaknya fashion bloger, public figure, sosok yang diidolakan dan mampu menarik perhatian semua orang sehingga bisa tampil percaya diri. Namun tampilan luar hendaknya tidak selalu diutamakan, harus didukung juga dukungan dari dalam.  Sehingga perlu memperhatikan asupan makan untuk kesehatan fisik dan perhatikan pula kebiasaan sehari-hari.

Jika sebelumnya telah membaca 5 Kebiasaan yang Membuat Kualitas Tulang Menurun tentu sudah mengetahui beberapa kebiasaan yang memang bisa memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan khususnya kesehatan tulang.

Nah, terkait dengan pilihan fashion tentu juga perlu diperhatikan. Jadi tidak hanya sekedar tampil gaya saja tetapi juga sehat dan tampil segar dilihat mata. Tampil dengan pilihan mix and match mulai dari atasan, bawahan maupun aksesori memang akan memberikan tampilan yang sempurna. Tapi jangan lupa aware pula dengan kesehatan.

Jika memang tidak bisa meninggalkan penggunaan high heels untuk aktifitas kuliah maupun kerja, sebaiknya pilih stiletto dengan bijak. Perlu kamu ketahui bahwasanya semakin tinggi heels pada sepatu maka akan semakin berat pula beban yang harus ditanggung tulang. Bandingkan : Pada heels 8 cm akan memberikan tekanan 78 persen pada kaki bagian depan, sedangkan pada heels 3 cm akan memberikan tekanan kaki bagian depan sebanyak 22 persen. Nah, sebaiknya bijak memilih, dalam seminggu selang-seling saja penggunaan heels jika memang benar-benar tidak bisa meninggalkannya.

Bagi perempuan selain heels, tas juga termasuk fashion yang tidak bisa diabaikan. Perlu diingat bahwa beban yang terlalu berat hanya di salah satu sisi bagian tubuh juga akan berpengaruh terhadap tulang. Coba cari di google mengenai big bag syndrome dan poshitis atau Victoria Beckham heavy handbag syndrome, pasti akan ternganga. Jadi tidak ada salahnya untuk mengistirahatkan tulang bahu dan tulang belakang.

Manfaatkan hari libur untuk memberikan istirahat bagi tulang, bebaskan mereka dari beban berat dan juga sepatu high heels.  Manfaatkan untuk menabung tulang dan berikan exercise bagi tulang dan otot sekitar tulang. Sekedar jogging, jalan santai, bersepeda maupun pemanasan ringan di bawah sinar matahari pagi. 

Jangan lupakan juga batasi konsumsi kafein dan alkohol, tetapi perbanyak konsumsi makanan sehat dan istirahat teratur!!



5 Kebiasaan yang Membuat Kualitas Tulang Menurun

kesehatan tulang
image by benefit.co.id
Sebelumnya pada artikel Seberapa Besar Bentuk Perhatianmu Terhadap Tulangmu? telah sedikit disinggung bahwasanya seringkali kita mengabaikan beberapa kebiasaan kita yang sebenarnya kurang baik untuk tulang, khususnya jika dilakukan berulangkali dan berakibat kurang baik dalam jangka panjang.

Nah, kali ini akan dibahas apa saja sebenarnya 5 Kebiasan yang Membuat Kualitas Tulang Menurun dan kita seringkali mengabaikannya dengan berbagai alasan termasuk diantaranya karena alasan penampilan. Berikut ini beberapa kebiasaan tersebut :

1. Penggunaan Alas Kaki Berhak Tinggi. Menggunakan sepatu atau sandal berhak tinggi memang akan membuat tampilan seorang wanita tampak lebih anggun, tampil feminin dan elegan. Apalagi jika ditambah dengan perpaduan pakaian dan make up yang tepat, sudah pasti akan membuat mata terpana melihatnya. Namun kebiasaan ini dalam jangka panjang akan membuat kaki terasa pegal dan bisa menganggu tulang belakang kita.

2. Kebiasaan Menyilangkan Kaki Saat Duduk. Bagi seorang wanita, duduk menyilangkan kaki juga membuat mereka terlihat lebih anggun, adakalanya dilakukan juga untuk menghemat tempat duduk karena banyak orang yang akan duduk. Tidak hanya perempuan saja yang memiliki kebiasaan duduk dengan menyilangkan kaki, kebiasaan ini juga dilakukan oleh pria. Mengapa kebiasaan duduk menyilangkan kaki memberikan efek buruk bagi tulang? Karena kebiasaan tersebut telah memberikan tekanan yang berlebihan terhadap salah satu bagian tulang. Tidak jarang bisa mengakibatkan terganggunya pelvic, tulang belakang dan pinggul.

3. Penggunaan Tas di Salah Satu Sisi secara Berlebihan. Penggunaan tas wanita maupun pria di salah satu sisi saja bisa menimbulkan efek buruk bagi tulang khususnya pada bahu dan tulang belakang. Ini pentingnya memiliki tas lebih dari satu, ketika harus membawa beban berat bisa menggunakan tas punggung yang ditopang dua bahu, jika beban ringan atau nyaris tidak membawa beban maka bisa membawa tas di salah satu sisi saja.

4. Melakukan Pengaturan Pola Makan atau Diet yang Terlalu Ekstrim. Memiliki tubuh ideal memang dambaan setiap orang. Namun memiliki tubuh yang sehat sebaiknya lebih diutamakan. Seimbang asupan gizi dan mineral termasuk kalsium dan vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang.

5. Terlalu Lama Berkutat di Depan Layar Komputer. Jika memiliki pekerjaan sebagai penulis, desain grafis, editor, atau gamer akan membuat lebih sering duduk di depan komputer. Selain berdampak pada kesehatan mata juga akan berdampak pada kesehatan otot, sendi maupun tulang ketika nonstop tanpa istirahat di depan komputer.

Bagaimana? Manakah diantara 5 Kebiasaan yang Membuat Kualitas Tulang Menurun yang kamu lakukan? Mungkin sudah saat mengatur ulang kebiasaan kita untuk kualitas kesehatan tulang kita yang lebih baik. 


Baca juga :

Mari Menabung untuk Tulang Kita!

cara menjaga kesehatan tulang
image by advan.oomph.co.id
Setelah mengenal lebih dekat tentang tulang kita maka tidak ada salahnya jika kita pun juga memperhatikan dan mempertimbangkan masa depan tulang kita. Keuntungan dengan menabung tulang sejak dini tentu saja kita bisa menikmati tulang sehat setidaknya sepanjang hidup kita. 

Mengapa harus dilakukan sejak dini? Mungkin beberapa informasi berikut akan membantu kita agar lebih yakin untuk memulainya, :

1. Berapa usia Anda sekarang? Jika belum memasuki usia 30 tahun maka bersyukurlah Anda. Karena masih memiliki waktu untuk memaksimalkan tabungan tulang Anda. Mengapa sangat penting memperhatikan tabungan tulang sebelum usia 30 tahun? Hal ini tidak lain karena sel-sel pembangun tulang sesungguhnya akan terus bekerja hingga usia 30 tahun. Sel-sel pembangun tulang ini perlu dipancing sejak dini agar nantinya bisa mencapai kepadatan tulang maksimum (peak bone mass) dan kekuatan tulang pun juga terjaga.

2. Ketika kita menabung di bank biasanya kita akan sangat memperhatikan berapa tabungan yang dimiliki dan selalu memperhatikan berapa kali tabungan diambil karena kebutuhan dan nantinya berusaha untuk mengembalikannya agar jumlah investasi untuk masa depan lebih maksimal. Nah, begitu pula saat kita menabung untuk tulang kita. Apabila kita sudah mengetahui bahwasanya sel-sel pembangun tulang bekerja hingga usia 30 tahun maka sebelum usia tersebut  setidaknya kita juga berupaya untuk menjaga debit dan kredit tulang kita. Mengapa? Ya agar kita tetap tampil keren dan sehat hingga usia lanjut.

3. Lalu bagaimana kita menabung tulang? Dan apa yang dibutuhkan untuk investasi tulang? Tentu saja kalsium. Perhatikan makanan dan minuman yang baik untuk tulang kita misalnya susu dan sayur-sayuran. Kemudian perhatikan pulan makanan maupun minuman yang justru menggerogoti kalsium tulang kita misalnya alkohol, kafein dan rokok.

4. Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung banyak kalsium. Sumber kalsium tidak hanya susu tetapi juga sayuran dan ikan, seperti sayuran hijau, buncis, brokoli, kacang kedelai, oatmeal, salmon, sarden, keju, ikan teri, dan sebagainya. Jadi, jika tidak suka susu, jangan khawatir bisa mengonsumsi makanan sumber kalsium jenis lainnya.

5. Rutin berolahraga dan berjemur di bawah sinar matahari pagi. Matahari pagi merupakan sumber vitamin D yang tidak bisa diperoleh dari sumber manapun. Vitamin D ini sangat bagus untuk meningkatkan performa penyerapan kalsium sehingga tulang semakin padat dan sehat.

Jangan lupa untuk menjalankan dengan gaya hidup sehat sejak dini dan perlu juga untuk menjaga postur tubuh yang baik, misalnya saat berjalan, duduk, mengetik di depan komputer, dan sebagainya. Bagaimana? Tertarik? Jangan ragu untuk menabung tulang mulai dari sekarang!



Baca juga :

Selasa, 14 Februari 2017

Yuk! Akrab dengan Tulang Kita!


menggenali fakta tulang
image from bugarfit.com
Setelah membaca Seberapa Besar Bentuk Perhatianmu Terhadap Tulangmu? Tidak ada salahnya jika kita segera mengenal lebih jauh tentang tulang. Sehari-hari kita selalu bersamanya, berjalan, berlari, bersepeda, mengetik, memasak, menulis, dan segudang aktifitas lainnya. Namun sudahkah kita mengenali tulang kita? Mengapa kita harus mengenalnya lebih dalam? Layaknya sedang pendekatan dengan cowok atau cewek maka kita perlu mengenal lebih dekat tentang mereka agar bisa lebih mengetahui apa yang disukai, apa yang tidak disukai sehingga bisa lebih dekat.

Nah, begitu pula fungsi kita agar mengenal lebih dekat tulang kita. Sehingga kita pun bisa menjaga kesehatan tulang kita dan tetap kuat saat kita sudah lanjut usia. 

Ada beberapa fakta mengenai tulang yang perlu diketahui, yaitu :

1. Jika Anda sehat tidak mengalami suatu penyakit serius yang menyerang bagian tulang kita maka sesungguhnya tulang kita tersebut aan selalu mengalami pembentukan dan penyerapan secara terus menerus. Proses ini disebut dengan remodelling.

2. Jika  terkadang sering heran mengapa balita, anak-anak maupun remaja terlihat begitu cepat pertumbuhan mereka maka hal ini tidak mengherankan. Mengapa? Karena di masa inilah tulang jauh lebih banyak mengalami proses pembentukan daripada proses penyerapan.

3. Jika mulai tertarik untuk menabung kalsium agar tulang tetap kuat maka segera lakukan sejak dini. Mengapa dilakukan sejak dini? Hal ini diperlukan agar kepadatan tulang kita lebih optimal ketika mencapai puncak masa tulang (peak bone mass). Sehingga ketika terjadi pengurangan masa tulang karena bertambahnya usia, setidaknya kita masih memiliki tabungan tulang yang baik. Kita tentu berharap terhindar dari risiko pengeroposan tulang bukan?




Seberapa Besar Bentuk Perhatianmu Terhadap Tulangmu?

pentingnya menjaga kesehatan tulang
image from techno.id
Sebagian besar wanita seringkali hanya memperhatikan wajah, kulit, dan bentuk tubuh yang ideal, dimana antara berat badan dan tinggi badan memiliki angka yang seimbang. Wanita sibuk melakukan perawatan terhadap kulit termasuk penggunaan make up agar tampak lebih cantik. Membatasi asupan makanan atau melakukan diet bahkan mengonsumsi obat pelangsing untuk menurunkan berat badan. Namun seberapa besar bentuk perhatian wanita terhadap kesehatan tulangnya? 

Orang cenderung akan mempehatikan tampilan di luar, berkaitan dengan make up maupun fashion. Namun penopang tubuh seringkali diabaikan keberadaannya. Tulang berkaitan erat dengan kalsium dan mineral lainnya yang diperlukan. Artinya seberapa besar bentuk perhatian kita terhadap tulang? Karena bagaimanapun cantiknya seseorang ketika tulang keropos tentu tidak bisa beraktifitas secara maksimal. Padahal aktifitas sehari-hari kita  juga memerluka bantuan dari tulang yang menopang tubuh kita.

Karena terlalu mementingkan tampilan atau fashion terkadang kurang memperhatikan dampaknya bagi tulang dalam skala jangka panjang. Misalnya pemakaian sepatu berhak tinggi  serta penggunaan tas hanya di satu sisi dalam jangka waktu yang lama. Belum lagi ditambah dengan gaya hidup yang kurang sehat seperti konsumsi alkohol, perokok aktif, konsumsi kafein dan jarang berolahraga.

Dan sebagai seorang wanita, perlu diketahui bahwasanya setiap kali mengalami siklus menstruasi atau datang bulan maka jumlah kalsium dalam tubuh pun semakin berkurang.  Semakin bertambah usia, akan semakin berpengaruh terhadap kualitas kesehatan tulang kita.

Nah, jadi seberapa besar bentuk perhatianmu terhadap tulangmu?